Image
Top
Menu
August 11, 2020

Yuk, Mulai Menghasilkan Uang dari investasi Properti

Investasi properti adalah salah satu cara untuk mendapatkan passive income. Jika anda memiliki lebih dari satu properti, anda sudah bisa mulai menghasilkan dari properti anda.

Jenis investasi ini menjadi favorit banyak orang, lantaran beberapa keuntungannya dibandingkan instrumen investasi yang lain. Nilainya yang cukup besar memungkinkan anda mendapatkan keuntungan yang juga besar, dengan risiko yang relatif kecil.

tips investasi properti

Credit: https://www.pexels.com/id-id/foto/apartemen-arsitektur-balkon-bangunan-347141/

Konsep dasar investasi properti adalah semua aset yang berhubungan dengan bangunan yang kemudian disewakan untuk mendapatkan uang.

Aset ini bisa digolongkan dalam 2 tipe:

  • Residential: menyewakan properti untuk keperluan hunian. Misalnya rumah kontrakan, kos-kosan, atau apartemen.
  • Commercial: menyewakan properti untuk dijadikan tempat usaha. Misalnya ruko, rukan, restoran, warung kopi, dan sebagainya.

Mengenal Kelebihan Investasi Properti

Beberapa kelebihan investasi properti dibandingkan instrumen investasi yang lain adalah:

  1. Nilainya cenderung lebih stabil

Dibandingkan dengan instrumen investasi yang lain, misalnya saham, properti cenderung memiliki kestabilan, bahkan cenderung naik dari tahun ke tahun.

  1. Prospek baik sepanjang tahun

Harga properti cenderung naik dari tahun ke tahun karena semakin berkurangnya lahan yang tersedia, padahal permintaan terus meningkat. Ditambah lagi jika lokasi properti anda di kawasan yang strategis, nilainya akan terus naik.

  1. Bisa dijadikan agunan

Jika anda membutuhkan pinjaman dari bank, properti anda dapat dijadikan agunan. Kredit yang diajukan dengan agunan biasanya dikenakan bunga yang jauh lebih rendah dengan jatuh tempo yang lebih masuk akal, dibandingkan dengan kredit tanpa agunan.

  1. Relatif rendah risiko

Dibandingkan saham, investasi properti relatif lebih rendah risikonya, karena harganya tidak sefluktuatif saham.

  1. Bisa dijadikan sebagai sumber pendapatan tetap

Properti yang disewakan memberikan penghasilan yang rutin, tapi kepemilikan masih bersama anda. Misalnya kos-kosan yang dibayarkan tiap bulan, atau menyewakan rumah yang dibayarkan per tahun.

Berbeda dengan emas dan saham harus dijual untuk mendapatkan keuntungan, meski saham bisa mendapatkan deviden.

jasa kontraktor semarang

Credit: https://www.pexels.com/id-id/foto/abu-abu-abu-depan-dinding-1544420/

Selain beberapa kelebihan di atas, berikut beberapa kelemahan investasi properti:

  1. Biaya perawatan tinggi

Rumah, apartemen, atau bangunan apa pun yang anda sewakan butuh perawatan, dan biayanya tidak sedikit.

  1. Butuh modal banyak

Ini adalah faktor mundurnya banyak orang untuk memulai investasi properti. Modal untuk membeli properti cukup banyak. Paling tidak butuh sekian ratus juta untuk membeli dengan bunga KPR dan dicicil selama berrtahun-tahun. Kecuali, anda memiliki privilege untuk membeli rumah secara tunai.

Berbeda dengan saham atau reksa dana, yang kini hanya butuh minimal Rp50ribu untuk memulai.

  1. Pajak relatif tinggi

Meski konon ada wacana bahwa Pajak Bumi dan Bangunan akan dihapuskan, tapi sampai saat ini belum ada keputusan. Jadi, harus siap-siap dengan pajak kalau mau berinvestasi di properti. Berbeda  dengan reksa dana yang bebas pajak.

  1. Risiko bencana alam

Bencana alam bisa terjadi kapan saja. Nah jika berinvestasi di properti harus bersiap menghadapi kemungkinan bencana alam yang akhir-akhir ini makin sering terjadi. Terutama jika lokasi properti anda berada dalam lokasi yang rawan bencana.

  1. Likuiditas rendah

Properti tidak bisa langsung diuangkan dalam waktu yang singkat. Butuh waktu Jika sewaktu-waktu anda membutuhkan uang. Mau disewakan apalagi untuk dijual, tidak bisa langsung mendapatkan orang yang mau menyewa atau membelinya. Sementara itu biaya perawatan tetap harus dikeluarkan.

jasa arsitek semarang

Credit: https://www.pexels.com/id-id/foto/arsitektur-awan-eksterior-fasad-259588/

Tips menyewakan rumah

Kebutuhan akan rumah kontrakan masih sangat tinggi karena biasanya keluarga mudah masih menabung untuk membeli rumah namun enggan tinggal di kos-kosan. Selain itu rumah kontrakan biasanya terletak di kawasan yang lebih strategis.

Berikut tips aman menyewakan rumah:

  1. Menyeleksi calon penyewa rumah.

Semakin maraknya tingkat kejahatan, banyak rumah yang dikontrakkan dimanfaatkan sebagai tempat kejadian kriminal. Ada baiknya anda membuat kriteria siapa calon penyewa rumah anda. Pastikan juga anda mendapatkan KK dan KTP calon penyewa dan melaporkan ada penyewa ke RT setempat.

  1. Buat perjanjian sewa rumah

Untuk tambahan keamanan, buat perjanjian sewa rumah dengan penyewa. Masukkan klausul-klausul hak dan kewajiban antara pemilik rumah dan penyewa. Apabila ada yang melanggar maka salah satu pihak dapat dikenakan sanksi sesuai perjanjian yang telah disepakati.

Umumnya perjanjian sewa rumah berisi perihal jangka waktu sewa, hak dan kewajiban, serta besaran harga sewa. Selain itu, Anda dapat menambahkan beberapa aturan khusus di luar tiga hal tersebut, seperti pembayaran listrik, air, PBB, perawatan perabot, bagaimana jika ada kerusakan, dan lain-lain.

  1. Perhatikan pajak

Untuk setiap properti yang disewakan ada kewajiban pajak penghasilan kepada negara. Besaran pajak yang harus dibayarkan adalah 10 persen dari jumlah bruto nilai persewaan tanah atau bangunan.

Peraturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 120/KMK.03/2002 tentang Perubahan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 394/KMK.04/1996 tentang Pelaksanaan Pembayaran dan Pemotongan Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Persewaan Tanah dan atau Bangunan. Selain pajak penghasilan, ada pula Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang harus dibayarkan.

  1. Jika rumah disewakan bersama perabot, masukkan klausul perabot dalam perjanjian

Buat check list perabot apa saja yang ada bersama rumah yang disewakan. Komunikasikan dengan penyewa dan tambahkan klausul perabot dalam perjanjian, untuk meminimalisir kerugian. Sebaiknya barang yang berharga anda pindahkan dan simpan sendiri.

  1. Menetapkan harga sewa

Cari tahu perihal harga pasaran sewa rumah di sekitar wilayah anda. Jika rumah anda dalam kondisi yang sangat bagus, dan anda tidak terburu-buru, anda bisa menaikkan di atas harga pasaran. Pegawai yang dikontrakkan oleh kantor biasanya berani membayar lebih mahal.

  1. Sebelum disewakan, siapkan rumah agar kondisi siap huni

Kondisi rumah yang siap huni akan menarik minat penyewa. Lakukan renovasi agar rumah siap untuk dihuni dan tampil menarik saat calon penyewa mensurvei.

Dengan kondisi rumah yang baik saat timbang terima, anda juga dapat berharap rumah akan dirawat selama disewa, dan dalam kondisi baik saat sewa berakhir.

Jasa Kontraktor Semarang Untuk Membantu Investasi Properti Anda

Sudah siapkan anda untuk memulai investasi properti? Pastikan renovasi rumah anda ditangani oleh jasa kontraktor Semarang yang profesional, hubungi “Konsultan Ruang Mimar+” untuk kepuasan renovasi anda.

Submit a Comment